Wisata Alam Memburu Api Biru Di Gunung Ijen

Wisata Alam Memburu Api Biru Di Gunung Ijen

Seorang pendaki gunung pasti selalu merasa tertantang untuk menjajal gunung tinggi di Indonesia. Nama seperti Rinjani, Semeru, Salak, atau pun Slamet pasti sudah sering terdengar. Dibalik pamor tinggi gunung tersebut, ada satu gunung yang menyimpan keindahan bahkan bisa dibilang memiliki salah satu keajaiban dunia. Gunung Ijen, sebuah Gunung yang ada di Banyuwangi ini menyimpan sesuatu yang mesti diburu.

Apabila mendaki gunung Ijen, satu hal yang tak boleh dilewatkan adalah mencapai Kawah Ijen. yang berada di puncak Gunung Ijen dengan ketinggian hingga 2.300-an m DPL. Ketika sampai pada tempat ini, maka perburuan api biru pun akan semakin dekat.

Kawah Ijen yang ada di Gunung Ijen ini merupakan satu-satunya kawah yang memiliki keunikan dengan adanya Api Biru. Hebatnya, Api Biru ini diketahui hanya ada 2 saja di dunia yaitu di kawah Ijen – Indonesia dan Islandia. Api biru ini menjadikan Gunung Ijen menjadi populer, apalagi Gunung yang berdekatan dengan Pulau Dewata memiliki akses yang cukup mudah dijangkau oleh pemburu Api Biru.

Waktu terbaik untuk melakukan perburuan Api biru adalah mendaki Gunung Ijen pada musim kemarau sekitar Juli hingga September.  Apabila ingin menyaksikan api biru, kita harus mendaki sekitar pukul 1-2 dini hari. Api biru bisa terlihat dengan pancaran sinar kemerahan yang berpadu dengan warna kuning dan hijau. Api ini disebut api yang memiliki tingkat derajat lebih panas hingga mencapai 200 drajat celcius dan mempunyai spedtrum gelombang cahaya lebih tinggi.

Pendakian bisa dilakukan melalui dua rute. Rute yang pertama yang bisa jadi akses mudah memburu api biru adalah rute Banyuwangi. Rute ini dapat ditempuh melalui Kabupaten Banyuwangi (Stasiun Kereta, Terminal dan Pelabuhan Ketapang jika dari Pulau Bali), lalu menuju Kecamatan Licin dan dilanjutkan menuju Desa Jambu lalu ke Patulding. Dari Patulding, kita bisa berjalan kaki (soft trekking) pada jalan setapak dan tebing kaldera sejauh 2 kilometer menuju Kawah Ijen. Total jarak tempuh melewati rute ini adalah 38 kilometer.

Kemudian rute selanjutnya ada rute Bondowoso. Rute perjalanan Panduan Wisata menuju Kawah Ijen jika melewati Kabupaten Bondowoso memang lebih jauh apabila dibandingkan melalui Banyuwangi. Namun, pemandangan alam sekitar saat menuju Kawah Ijen menjadi begitu indah dengan adanya Kebun Kopi dan Hutan Pinus yang masih sangat alami. Dari Kota Bondowoso, perjalanan menuju Wonosari dan kemudian dilanjutkan ke Desa Sempol dan akhirnya ke Patulding. Dari Patulding, rute sudah sama seperti rute Banyuwangi.

Leave Yours +

No Comments

Leave a Reply

* Required Fields.
Your email will not be published.